Langsung ke konten utama

Sajak-Sajak Zeffry J Alkatiri

http://www.infoanda.com/
SUDAH SEJAK LAMA MEREKA KALAH

Pada saat anak-anak Yahudi
berebut masuk Yale, Berkley, dan MIT,
anak-anak Syek dan Emir Kuwait, Oman, Bahrain,
dan Arab Saudi berebut masuk hotel di London,
New York, Paris, Pattaya, dan Jakarta.
Sementara anak muda Yahudi sibuk main saham di WTC,
anak-anak Syekh dan Emir itu menghabiskan duit
Moyangnya di meja judi.
Sementara para istri diplomat Yahudi ikut bekerja,
para istri Syekh itu rajin berbelanja.
Sementara pengusaha Yahudi kasak-kusuk melobi,
para Syekh dan Emir itu asyik berendam di bak mandi.
Sementara masyarakat Yahudi rajin mengumpulkan dana,
para Syekh dan Emir itu berpesta dengan para harimnya.
Sementara orang Yahudi berjuang meluaskan wilayah
di jalur Gaza, para Syekh dan Emir itu
membuka pintu bagi Cowboy Amerika.

Jelas, sudah lama mereka kalah.
Saat wilayahnya belum ditemukan minyak mentah,
predator Anglo-Saxon sudah menguasai Timur Tengah.
Apa mereka menyangka sudah bebas dan kaya?
Padahal, sampai sekarang nasib mereka
tidak pernah berubah
Tetap dijajah oleh para Baron perambah
yang sejak dulu sampai sekarang
pun selalu hadir
dan pelan-pelan menjerat leher kita.

Maret 2003-2004



ISA HADIR

Agustinus mendengar cerita tentang dia.
Akan kuhentikan waktu! Katanya.
Tiga jurus kemudian, tiga kepala ahli nujum terpenggal,
Karena tak mampu menunjukkan arah bintang kejora di timur.
Beribu malam telah dilalui. Beribu mimpi telah dicerna.
Tinggal sisa satu malam untuk mencatat mimpi terakhirnya.
Tetapi, Agustinus terlalu lelah, termangu di singgasana.
Di tengah padang pasir. Saat malam merambat ke puncak.
Seorang fakir Badui tak sengaja melihat
sebuah cahaya melengkung
Jatuh ke tanah.
Di tengah laut, tiga ekor ikan paus
jamuran melihat kedua kali kejadian itu.
Lalu mereka teringat pada cerita induknya:
Tentang kehadiran Isa di bumi.

2005



BEIJING 1969

Setelah Kennedy dan Martin Luther King tewas,
Bob Dylan berkeyakinan, "Ini saatnya jaman berganti".
Mendengar itu, Mao membiarkan ratusan dahan tua meranggas
Hingga ribuan kelopak bunga berguguran.



BEIJING 2004

Lengan kanan Dewi Liberty tergilas gerigi besi.
Tetapi, obornya masih menyisakan kerlip di mata anak-anak
Yang sedang memamah Big Burger dan Milkshake di sebuah taman kota.

2003-2004

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sajak-Sajak M Aan Mansyur

http://cetak.kompas.com/
Tokoh-Tokoh yang Melawan Kita dalam Satu Cerita

1. Kunang-kunang Merah

yang hidup dari menghirup dendam kuku-kuku
orang-orang raib, penunggang aib atau penanggung alasan gaib—
kuku orang-orang yang pernah kita desak masuk
dan bertumpuk di lubang-lubang kubur sempit

dan kita yang tubuhnya semakin mayat
berharap tumbuh dan bisa mengalahkan nyali
atau mengalihkan nyala mereka menjadi kerlap-kerlip
lampu perayaan di taman kota atau kedap-kedip
genit di sepasang mata kita

tetapi dendam dengan apakah bisa lelap?

mereka memerahkan sekeliling kita yang gelap
dan di dalam tidur, kita menyaksikan warna merekah
jadi darah lalu mencair dari mata hingga ke mati
yang membunuh seorang pahlawan
—cita-cita yang bahkan tak bisa kita kenang



2. Manusia Tebing

yang membawa tebing di tubuh—berbatang-batang tebing.
wajahnya penuh lapisan-lapisan sedih yang maha menipu.
sama sekali tak ada waspada yang mengisi pengetahuan kita
lagi. tiba-tiba kita turut bersedih dan karena itulah mereka
bersedia jatuh ke d…

Sajak-Sajak Usman Arrumy

Sastra-indonesia.com
ZIARAH CINTA

Ada suatu ketika aku tak berdaya menemu kata
Adakalanya mungkin saat kautak mampu kuindra
pada sebuah entah yang sesekali menghampir dalam luka
sebab selalu, kau dan aku kian jauh tak terjagkau oleh mata

Sajak-Sajak Herry Lamongan

Sinyal Seratus Hari

dengan segala kereta
siang mengeluh di rel penuh peluh
engkau antar tilas luka itu
melampaui seratus hari
dan seratus hari lagi
kota-kota semakin panas mengeras
suara-suara lepas menimbun benih sajak-sajakku

masih di sana stasiun
masih pula sinyal, palang pintu, dan papan nama
tapi jam tak menunggumu di peron
hanya jejak tangan yang pernah lambai
sebutir air mata
dan cinta yang berantakan di lantai

kita seperti telah berjumpa
tapi pukul berapa engkau menangis
apakah yang hendak pulih, sayangku
kecuali robek air oleh gugur sebutir batu
kita selalu tiba pada suasana lebih jauh
daripada tempat-tempat yang pernah kita singgahi

berlalu
tanpa ada yang minta
kita kembali

2007



Sebuah Ujung

inikah laut jawa
di ujung paling timur pulau
dimana pernah sidapaksa
menyebabkan sungai wangi
setelah menikam itu tubuh

ia baringkan umur di air
ia tengadahkan darah di muara

inikah legenda
dari pamor keris paling perih,
seorang patih pernah melukis luka
ke itu tubuh

ia jenazahkan cuaca
ia kekalkan dendang senyap istriku

200…