Langsung ke konten utama

Sajak-Sajak Sunaryono Basuki Ks

http://www.suarakarya-online.com/
DI PUNCAK EIFFEL

tak terdengar deru angin
di lingkaran tertutup ini
hanya peta jarak
tergambar di dinding
antara Eiffel dan San Francisco
sampai Jakarta
24.000 km terbentang
antara dua titik
yang bergoyang-goyang di puncak ini
tak terdengar deru angin
hanya isak
akan masa yang lepas
dari tangkap
haruskah kita melangkah terus
seperti ini
dari satu titik ke titik lain
dalam peta bumi
yang tercantyum di puncak Eiffel
siapakah dapat menjawab
teka-teki?



DI ATAS SAJADAHKU

Tidakkah kau begitu kasih padaku
di atas sajadah ini
kau deraskan terangMu
kau dendangkan merduMu
kau riwayatkan sukacita

Aku telah menemukan hamparanMu
dalam kasihMu
yang mempertumukan tenang dan gelap
yang mendekatkan timur dan barat
telah kuedari bumi
dan melihat senyumMu
yang selalu membimbingku
telah kulangkahkan hidup
dan kutadahkan tanganku
menerima riwayat
yang Kau kisahkan padaku
tentang Ophelia
alangkah kokoh tanganMu
menggumpal-gumpalkan pasir
yang merupa wajahku

Jakarta. Subuh



DI ATAS KLM LEONARDO DA VINCI

di bawah langit lazuardi
tersapu warna magenta
menyala di kaki pesawat
di cakrawala
kulihat senyumku
di lautan kapas
kudengar napasmu
di deru pesawatku
kudengar isakmu
aku sedang melangkah
menjauh dari kisah nyata
tentang perpisahan
yang tak pernah sengaja kita kehendaki
tak kuasa kita sesali
jangan kita menangis lagi karena perpisahan
sebab langit dan bumi tiada batas
yang nampak hanyalah angan-angan
jangan kita menangis lagi
karena fajar telah tiba
menyingkap gelap yang ditinggalkan pesawat
sekarang dapat kita pandang tanpa berkedip
masa yang mengalir

Schipol, Amsterdam



SELAMAT TIDUR

selamat tidur kuucapkan padamu.
Ketika aku bangun pagi
di tingkat enam Rue Raymond Losserand
dari jendela cahaya pagi
membayang dalam kaca berembun
sebuah taman terhampar
di antara menara
orang melintas bus melintas
selamat tidur kehendakku
letakkan kepalamu di dadaku
agar kau dapat impikan
bayang-bayang
agar kau dapat nikmati
bayang-bayang
agar kau dapat dekap
bayang-bayang
agar kau dapat cecap
bayang-bayang

hidup hanyalah melangkah
dalam bayang-bayang

Paris

Komentar

PUstakapuJAngga.com

Sastra-Indonesia.com