Langsung ke konten utama

Sajak-Sajak Thoib Soebhanto

Dermaga (I)

biduk renta berlabuh jua
singgah sebentar melepas dahaga
kusandarkan lelah di tiang dermaga yang sepi
sambil menghitung semangat yang letih

duhai kekasihku
kujemput engkau di dermaga itu
menjelang malam dengan rindu yang diam
menyaksikan seonggok nasib nan remuk redam

tak ada yang aku punya
sekedar cinta yang sekarat
biarlah kupersembahkan jua
padamu muara harapan tertambat.

Asahan-Jogja 2002.



Dermaga (II)

ada sepercik mimpi bertengger di batas laut
menyulam biduk renta dengan seuntai jamrud
kekasihku, jika engkau berhasrat sangat
bergegaslah tinggalkan dermaga yang penat
usah hiraukan duka berbilang
ambillah satu saja; sekedar cukup dikenang-kenang.

Asahan-Yogya 2003.



Dermaga (III)

kekasihku, berlabulah di dermaga hati
setelah engkau belajar tekun mengarungi samudra rasa
yang demikian itu, cukupkanlah!

Asahan-Yogya 2003.

Komentar

Sastra-Indonesia.com