Langsung ke konten utama

Sajak-Sajak D. Zawawi Imron

http://www.jawapos.com/
MERPATI

seekor merpati terbang meninggalkan bulan
hinggap di tangan jadi pisau
sebuah pisau terbang bersayap daun mawar
hinggap di angan jadi buku
sebuah buku menyanyi dalam mimpi
bahwa bantal dan keringat tak pernah senadi



KIDUNGMU

kidungmu jadi bendera di tengah area
di tengah dendam malaria
batu-batu menggigil di sela akar
memanggil hatimu yang belum jangkar



PADA SARUNG

pada sarung yang robek ini
nyawamu terselip jadi benang



KISAH

matahari merobek masa silam
pencalang berlayar memanjat firman



PADANG

cinta yang tak terbaca
menghijau di padang rumput
yang awal adalah maut



DI DANGAU

di dangau langit singgah
membaca kesabaran
ketika angin membawa nyanyian padi
senyummu jelas tidak bertepi



KUPANGGIL

kupanggil tembangmu yang pergi
dan tak kembali
butir-butir pasir di pantai
membaca cemas senja kemarin
lenguh ombak pun rindu air asamu
ia tak tidur, tapi menunggu
dengan hati seorang ibu



PERISTIWA

kabar yang renyah
menyusun kembali jejak kemudi
bagai gairah bunga
buku-buku menebusnya pada laut



DAUN-DAUN

daun-daun itu masih berembun
ketika suara menderap di pucuk siwalan
hati pun diam
hanya ujung jarummu yang menggelepar
menakar rindu yang kelenjar

Komentar

PUstakapuJAngga.com

Sastra-Indonesia.com